Menu

Tips VMWare vSphere Virtualization : Fungsi vCenter Server

Tips VMWare vSphere Virtualization : Fungsi vCenter Server

Bagi SysAdmin yang mempelajari teknologi VMWare Virtualization berbasis vSphere, vCenter Server merupakan salah satu item yang penting untuk dipelajari. Meskipun penting, kadang timbul pertanyaan, mengapa harus menggunakan vCenter Server padahal akses ke vSphere dan manajemen Virtual Machine bisa menggunakan vSphere Client? Apalagi vCenter Server itu berbayar sedangkan vSphere Client gratis.

Jawabannya sederhana, yaitu :

  1. vCenter Server dibutuhkan jika host VMWare ESXi/vSphere Hypervisor cukup banyak, misalnya > 3
  2. vCenter Server mutlak diperlukan jika ingin mengaplikasikan feature-feature advanced dari vSphere, misalnya untuk cluster, vMotion, DRS, Fault Tolerance (FT), Storage vMotion da feature advanced lainnya

Untuk alasan pertama, alasannya memang kemudahan dan efektifitas. Repot juga jika mengelola 10 mesin ESXi dan untuk manajemennya harus berulangkali login menggunakan vSphere Client. Jika jumlah vSphere host hanya 1-3 unit sebenarnya vCenter belum terlalu diperlukan. Jika membeli lisensi Essential Kit sekitar US$ 600 (Lisensi vSphere+Support) malah sudah menyertakan vCenter untuk maksimum 3 host.

Untuk alasan kedua, keberadaan vCenter mutlak diperlukan jika kita ingin mengimplementasikan feature cluster seperti vMotion, HA, FT dan DRS. vSphere Client yang mengakses host secara individual tidak memiliki menu konfigurasi untuk hal-hal advanced tersebut.

Sejak vSphere 5, vCenter Server sudah menyediakan akses web management dan tersedia juga dalam bentuk Linux Appliance berbasis SUSE Linux. Keberadaan Linux Appliance ini merupakan angin segar bagi pengguna vSphere yang tidak ingin membeli lisensi Windows 2003 64 bit atau Windows 2008 64 bit. Pada versi sebelumnya, vCenter hanya tersedia dalam bentuk aplikasi Windows.

Masim Vavai Sugianto

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*

Menu