Catatan : Tulisan ini merupakan bagian kedua dari seri tulisan “Belajar Teknologi Virtualisasi : VMWare vSphere Hypervisor™ ESXi”. Tulisan pertama dapat dibaca disini : Belajar Teknologi Virtualisasi (1) : VMWare vSphere Hypervisor™ ESXi dan tulisan kedua bisa dibaca disini : Belajar Teknologi Virtualisasi (2) : Instalasi VMWare vSphere Hypervisor™ ESXi
Manajemen VMWare VSphere/ESXi dilakukan dengan menggunakan aplikasi VMWare VSphere Client yang berjalan pada sistem Windows. Sebenarnya tersedia juga tools untuk manajemen VMWare ESXi berbasis Linux namun saat ini yang tersedia berupa tools CLI (Command Line Interface).
Jika kita membuka alamat IP VMWare ESXi yang telah diinstall menggunakan web browser, akan tampil halaman informasi sebagai berikut :
Berikut adalah panduan instalasi dan penggunaan VMWare VSphere Client untuk keperluan manajemen virtual machine pada VMWare ESXi :




Tulisan akan berlanjut dengan mekanisme pembuatan Virtual Machine baik secara manual maupun menggunakan fasilitas import virtual machine yang sudah ada. Jika ingin secara otomatis mengetahui adanya update tulisan disini, silakan bookmark, link ke Facebook, Twitter atau dengan subscribe menggunakan form dibawah ini.
Advertorial : Jika anda ingin mempelajari sekaligus praktek teknologi virtualisasi server berbasis VMWare ESXi dan teknologi lainnya (VirtualBox, Xen, KVM, OpenVZ) anda bisa juga mengikuti Training Virtualisasi, Clustering & Linux High Availability Server 15-16 Oktober 2011
Print This Post
Berikutnya kita lakukan konfigurasi heartbeat yang kaan mengatur failover sistem, alamat IP virtual, Apache, dan MySQL jika terjadi gagal booting salah satu sistem. Pada node1, tentukan cluster yang disertakan dalam file /etc/heartbeat/ha.cf. Contoh /etc/heartbeat/ha.cf: Logfacility local0 keepalive 2 deadtime 30 warntime 10 initdead 120 bcast eth0 bcast eth0 node node1 node node2 Catatan: nilai yang [...]
Recent Comments