Konsep Backup Storage di OpenNebula
Setelah Virtual Machine berjalan dan menyimpan data penting, fokus pengelolaan Cloud tidak pada proses deploy atau konfigurasi jaringan. Selanjutnya ada pertanyaan yang muncul dengan bagaimana data tersebut diamankan agar tersedia ketika terjadi kegagalan sistem, atau gangguan lainnya.
Dalam OpenNebula, mekanisme perlindungan data tidak hanya pada Snapshot. OpenNebula menyediakan Backup Storage yang memang dirancang untuk menyimpan salinan data Virtual Machine secara terpisah, sehingga data bisa dipulihkan jika terjadi masalah. Perlu diingat juga jika Backup pada OpenNebula memiliki 2 Backend, Restic dan Rsync. Pertama kita bahas Backup lebih dahulu.
Backup Storage OpenNebula
OpenNebula memisahkan fungsi penyimpanan berdasarkan perannya. Selain image dan system, OpenNebula menyediakan Backup Datastore yang berfungsi menyimpan salinan data dari Virtual Machine. Backup datastore tidak digunakan untuk menjalankannya, hanya sebagai lokasi penyimpanan cadangan data. Mirip seperti Snapshot. Proses Backup sendiri tidak mengganggu Virtual Machine yang sedang berjalan, karena memang dirancang sebagai data cadangan.
Seperti yang sudah disebutkan, Backup itu bukanlah Snapshot. Snapshot lebih ditujukan untuk kebutuhan jangka pendek, seperti rollback konfigurasi atau pengujian perubahan, berbeda dengan Backup yang ditujukan untuk jangka panjang dengan salinan yang lebih lengkap. Selanjutnya kita akan bahas peran dari Backend Backup antara Restic dengan Rsync.
Peran Restic
Restic sendiri dikenal sebagai tools Backup modern yang mendukung deduplikasi, enkripsi, dan penyimpanan ke berbagai macam Backend.
Dalam konteks OpenNebula, Restic dapat digunakan sebagai Backend Backup untuk menyimpan salinan secara efisien dan aman. Dengan Deduplikasi dan Enkripsi, data yang sama tidak akan disimpan berulang kali sehingga tidak perlu takut akan Storage yang penuh.
Beberapa kelebihan dari Restic antara lain:
- Deduplikasi Cerdas
- Enkripsi Bawaan
- Dukungan Multi-Backend
Peran Rsync
Jika tadi kita membahas Restic, sekarang adalah temannya, Rsync. Rsync merupakan tool backup berbasis file yang lebih sederhana dan memang telah lama digunakan sebelum Restic. OpenNebula juga menghadirkan Datastore Backend tipe ini. Rsync cocok untuk Backup yang membutuhkan transparansi dan kemudahan integrasi dengan sistem file standar dan lebih sederhana dibanding Restic.
Beberapa kelebihan dari Rsync sebagai berikut:
- Sangat Sederhana
- Performa Cepat untuk Lokal
- Sangat Stabil
Meskipun tidak memiliki fitur deduplikasi bawaan seperti Restic, Rsync tetap relevan untuk Backup yang sederhana dan terkontrol. Jadi pastikan Storage cukup jika melakukan Backup secara Rsync.
Untuk lebih lengkapnya soal OpenNebula, tim Excellent siap membantu proses perencanaan dan implementasi sesuai kebutuhan.
Penutup
Backup Storage merupakan bagian penting yang dimiliki platform seperti OpenNebula untuk melindungi data. Dengan Backup Datastore dan perannya menggunakan Backup Restic dan Rsync, menjadikan OpenNebula tidak hanya bisa menjalankan Virtual Machine saja, tapi juga Snapshot dan Backup dengan jenis Backend Restic dan Rsync.
kunjungi artikel kami tentang OpenNebula.
Lihat informasi selengkapnya tentang OpenNebula pada dokumentasi OpenNebula.




