36.000+ Packages, 10 Tahun Perlindungan
Ketika membahas Ubuntu Pro, ada satu angka yang hampir selalu menjadi sorotan, yaitu lebih dari 36.000+ package yang mendapatkan perlindungan keamanan.
Bagi sebagian orang, angka ini terdengar mengesankan. Namun bagi banyak pengguna Ubuntu, pertanyaan yang sering muncul justru lebih sederhana: Apa sebenarnya yang dimaksud dengan 25.000+ packages tersebut?
Apakah Ubuntu Pro menyediakan 25.000 aplikasi tambahan? Apakah Ubuntu standar tidak aman? Atau sebenarnya ada hal lain yang ingin disampaikan Canonical melalui angka tersebut?
Mari kita bahas lebih dalam.
Tidak semua package di Ubuntu mendapatkan perlakuan yang sama. Ubuntu menyediakan puluhan ribu package melalui repository resminya, mulai dari komponen inti sistem operasi, web server, database, bahasa pemrograman, hingga berbagai library yang bekerja di balik layar. Namun, tidak semua package tersebut mendapatkan cakupan pembaruan keamanan dan dukungan jangka panjang yang sama.
Secara umum, package-package tersebut dibagi ke dalam beberapa repository, namun dua yang paling penting adalah:
-
- Main: berisi package inti yang didukung langsung oleh Canonical.
- Universe: berisi ribuan package open source tambahan yang dipelihara oleh komunitas.
Tidak semua package di Ubuntu mendapatkan perlakuan yang sama. Meskipun repository Ubuntu menyediakan puluhan ribu package, mulai dari komponen inti sistem operasi, web server, database, bahasa pemrograman, hingga berbagai library pendukung, pada Ubuntu LTS standar Canonical hanya memberikan komitmen maintenance dan security update untuk package yang berada di repository Main, yang jumlahnya sekitar 2.300 package.
Sementara itu, sebagian besar package lainnya berada di repository Universe, yang jumlahnya mencapai puluhan ribu package. Pada Ubuntu Pro, Canonical memperluas cakupan security maintenance ke package-package ini melalui layanan Expanded Security Maintenance (ESM).
Inilah yang menjadi dasar klaim 36.000+ packages yang sering disebutkan oleh Canonical.

Kenapa Ini Penting?
Banyak organisasi menganggap bahwa penggunaan Ubuntu LTS sudah cukup untuk memastikan seluruh software yang terpasang mendapatkan pembaruan dan perlindungan keamanan. Namun, asumsi ini tidak sepenuhnya tepat karena tidak semua package di Ubuntu memperoleh cakupan maintenance yang sama.
Saat ini, banyak aplikasi modern bergantung pada package yang berasal dari repository Universe. Mulai dari berbagai framework pengembangan, tools otomatisasi, monitoring, hingga library yang digunakan oleh aplikasi bisnis sehari-hari.
Sebagian package tersebut mungkin tidak pernah terlihat oleh administrator sistem, namun tetap menjadi bagian penting dari infrastruktur yang berjalan. Ketika ditemukan celah keamanan pada salah satu package tersebut, pertanyaannya bukan lagi:
Bukan lagi, “Apakah software ini penting?” melainkan, “Jika besok ditemukan celah keamanan, siapa yang akan bertanggung jawab menutupnya?“
Ubuntu Pro hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut dengan memperluas cakupan security maintenance ke lebih banyak package yang digunakan di lingkungan produksi. Angka 36.000+ packages bukan sekadar angka pemasaran.
Di balik angka tersebut terdapat perbedaan mendasar antara Ubuntu LTS standar dan Ubuntu Pro: cakupan security maintenance yang jauh lebih luas.
Jika Ubuntu LTS standar berfokus pada package inti sistem operasi, Ubuntu Pro memperluas perlindungan hingga ke ribuan package tambahan yang menjadi fondasi berbagai aplikasi modern saat ini.
Dan bagi banyak organisasi, bukan jumlah package yang menjadi pertimbangan utama, melainkan kepastian bahwa ketika sebuah kerentanan ditemukan, ada pihak yang secara resmi bertanggung jawab untuk membantu menjaga sistem tetap aman dan terpelihara.
So, sudah siap dapetin benefit Ubuntu-Mu?
Excellent siap bantu kasih edukasi dan solusi biar kamu nggak ragu buat upgrade OS kamu. Kalau mau tahu lebih lanjut tentang Ubuntu Pro, bisa langsung klik tautan ini atau hubungi kami di sales@excellent.co.id.



