Memahami Jenis-Jenis Datastore di OpenNebula: Backup, Image, File, dan System
Di balik penyimpanan OS, cloning disk, hingga menjalankan Virtual Machine, semuanya bergantung pada Datastore yang ada di OpenNebula. Setiap jenis Datastore memiliki fungsi yang berbeda. Pembagian ini bukan tanpa alasan. Tujuannya agar proses penyimpanan di dalam cloud tetap terstruktur, mudah dikelola, dan mampu mendukung pertumbuhan infrastruktur.
Artikel ini membahas peran empat jenis Datastore inti di OpenNebula dan bagaimana semuanya saling terkait dalam workflow sebuah Virtual Machine.
Benefit / Keunggulan Pembahasan
-
Memahami peran Datastore yang menjadi fondasi penyimpanan di OpenNebula.
-
Mengetahui bagaimana image, disk runtime, file tambahan, dan backup disimpan serta digunakan.
-
Menghindari kesalahan seperti deploy gagal, atau hal lainnya yang berkaitan dengan Datastore.
-
Menjadi dasar sebelum masuk ke konfigurasi Datastore yang lebih dalam.
Gambaran Umum Sistem Datastore di OpenNebula
OpenNebula memisahkan penyimpanan menjadi beberapa jenis Datastore agar setiap proses memiliki tempatnya masing-masing. Image OS tidak digabungkan dengan disk runtime VM, file tambahan tidak bercampur dengan backup yang memiliki lokasi khusus yang lebih aman. Dengan pemisahan seperti ini, alur kerja VM menjadi lebih jelas, mulai dari mengambil image, melakukan cloning, membuat disk runtime, hingga menyimpan backup.
1. Image Datastore
Image Datastore adalah tempat utama untuk menyimpan image OS, template disk, dan resource yang digunakan sebagai dasar pembuatan VM. Setiap kali Anda menjalankan VM baru dari sebuah template, file disk yang dipakai diambil dari Image Datastore, lalu dilakukan cloning ke System Datastore.
Karena sifatnya yang statis, Image Datastore biasanya ditempatkan pada penyimpanan yang stabil dan mudah diakses, misalnya NFS, CEPH, RBD, atau shared filesystem lainnya.
2. System Datastore
System Datastore adalah lokasi penyimpanan untuk disk runtime VM. Semua aktivitas VM termasuk booting, proses read–write, dan perubahan data terjadi pada Datastore ini.
System DS berisi:
-
file disk aktif VM,
-
data context,
-
file sementara selama VM berjalan.
Jika Image DS menyediakan blueprint disk, maka System DS menyediakan ruang kerja tempat VM benar-benar hidup. Karena sifatnya intensif, Datastore ini biasanya ditempatkan pada penyimpanan dengan performa tinggi.
3. File Datastore
File Datastore digunakan untuk menyimpan file pendukung yang bukan image OS, seperti:
-
contextualization,
-
ISO,
-
script bootstrap,
-
data tambahan kecil lain.
File DS membantu menjaga resource pendukung tetap rapih dan tidak bercampur dengan image maupun disk runtime. Ini berguna saat membuat template yang membutuhkan file context khusus atau media ISO tertentu.
4. Backup Datastore
Backup Datastore adalah lokasi untuk menyimpan snapshot dan backup VM. Datastore ini terpisah dari Image DS dan System DS agar proses backup tetap aman tanpa mengganggu disk aktif VM.
Backup DS bisa menggunakan:
-
storage lokal,
-
NFS,
-
CEPH,
-
atau storage remote lain.
Dengan desain terpisah, proses recovery, restore VM, atau pembuatan snapshot besar menjadi lebih mudah dan tidak membebani Datastore yang utama.
5. Hubungan Keempat Datastore dalam Workflow VM
Workflow VM di OpenNebula sebenarnya sangat rapi:
-
VM mengambil template dari Image Datastore.
-
Image tersebut di-clone ke System Datastore sebagai disk runtime.
-
Jika template membutuhkan file pendukung, File Datastore ikut terlibat.
-
Saat pengguna melakukan backup atau snapshot, hasilnya masuk ke Backup Datastore.
Dengan ini, setiap Datastore bekerja sesuai peran, tidak saling tumpang tindih, dan administrator bisa menambahkan ataupun mengubah backend dengan lebih fleksibel.
Untuk penjelasan lebih lanjut terkait OpenNebula maupun Datastore ini, tim Excellent siap membantu implementasi desain yang stabil dan mudah dikembangkan.
Penutup
Memahami jenis-jenis Datastore pada OpenNebula akan membantu proses pengelolaan penyimpanan menjadi jauh lebih jelas. Kita dapat melihat bagaimana image disimpan, bagaimana disk VM bekerja, bagaimana file pendukung dikelola, dan bagaimana backup dilakukan. Hal ini akan mempermudah langkah selanjutnya dalam menyiapkan Datastore baru atau memperluas cluster cloud Anda.
kunjungi artikel kami tentang OpenNebula.
Lihat informasi selengkapnya tentang OpenNebula pada dokumentasi OpenNebula.




