Zimbra Daffodil 10.1.16 Rilis: Modern Web App Makin Cerdas, Backup Lebih Hemat Storage, dan Peningkatan Keamanan
Zimbra kembali merilis patch release Zimbra Daffodil v10.1.16 pada 4 Februari 2026. Update ini fokus ke tiga hal besar: perbaikan keamanan, peningkatan signifikan di Modern Web App, dan upgrade besar pada modul Backup & Restore yang lebih cepat serta lebih hemat storage.
Berikut highlight fitur dan pembaruannya.
1) Peningkatan Keamanan: Stabilitas & Proteksi yang Lebih Kuat
Di 10.1.16, Zimbra membawa sejumlah perbaikan keamanan dan pemulihan fungsi tertentu tanpa mengorbankan proteksi yang sudah ada, termasuk:
-
Perbaikan isu XSS di webmail.
-
Perbaikan LDAP injection (authenticated) dengan sanitasi input.
-
Pemulihan preview PDF attachment di Classic UI dengan tetap menjaga kontrol keamanan.
-
Perbaikan stored XSS pada Briefcase untuk skenario file tertentu saat dibagikan publik.
-
Perbaikan XXE (authenticated) pada endpoint EWS SOAP.
-
Perbaikan validasi CSRF token (token tidak lagi “salah tempat” dari body request).
Buat tim IT, ini tipe patch yang biasanya wajib masuk antrian update karena menyentuh area proteksi aplikasi dan pengalaman pengguna (termasuk preview PDF yang kembali tersedia di Classic UI).
2) Ubuntu 24 Support (Beta)
Zimbra 10.1.16 menghadirkan dukungan Ubuntu 24 (Beta). Catatannya: statusnya masih beta dan direkomendasikan hanya untuk lab/evaluasi, bukan untuk production environment.
3) Modern Web App: Lebih Rapi, Lebih Cepat, Lebih “User-Friendly”
Briefcase Kini Lebih Matang di Modern UI
Briefcase di Modern Web App sekarang mendukung membuat dokumen baru dan membuka file yang dibuat dari Classic Web App dengan benar. Selain itu, dokumen Briefcase yang ada bisa dipreview dan didownload tanpa risiko korup/berubah konten.
Pengalaman Search yang Lebih “Nendang”
Fitur pencarian di Modern Web App ditingkatkan dengan pengalaman search yang lebih cepat dan mudah, termasuk Advanced Search yang diperbarui. Filter lebih gampang dipakai, hasil lebih jelas, dan opsi pencarian bisa dikombinasikan untuk hasil yang lebih presisi.
Navigasi Mail Lebih Jelas dengan Ikon Konsisten
Folder seperti Inbox, Drafts, Sent, Trash, shared folders, dan lainnya kini tampil dengan ikon yang lebih konsisten—lebih gampang dikenali sekilas dan terasa lebih rapi saat dipakai harian.
Mail Tag Bisa Pakai Warna Custom
Sekarang tag email bisa punya warna custom. Ini membantu user mengelompokkan email secara visual (dan tetap memperhatikan keterbacaan/accessibility).
Fitur Translate Email (Modern Web App)
Ada tombol Translate yang bisa mendeteksi bahasa email dan menerjemahkan ke bahasa pilihan langsung di tampilan email.
Catatan penting:
-
Saat ini untuk pengguna Google Chrome.
-
Admin bisa mengelola fitur ini lewat Zimlet zimbra-zimlet-mail-translate (bisa enable/disable di level COS atau user).
Preview Gambar: Zoom + Bisa “Geser”
Kalau user zoom gambar, sekarang bisa pan/geser untuk melihat bagian gambar yang tidak terlihat—lebih nyaman untuk mobile dan desktop.
Integrasi Zoom Diperbarui
Integrasi Zoom hadir kembali dengan versi yang diperbarui, memudahkan scheduling dan pengelolaan meeting dari Zimbra, sekaligus jadi fondasi kompatibilitas dan dukungan yang lebih stabil ke depannya.
4) Backup & Restore: Lebih Cepat dan Lebih Hemat Storage
Salah satu highlight terbesar di 10.1.16 adalah peningkatan modul Backup & Restore. Zimbra menyebutkan potensi:
-
hingga 50% lebih cepat untuk performa backup
-
hingga 45% penghematan storage
dengan tetap menjaga kompatibilitas dengan backup yang sudah ada.
Deduplication Makin Optimal (Termasuk Volume S3)
Deduplication sekarang berlaku untuk data di volume internal maupun external (S3), jadi data redundan bisa ditekan lebih efektif. Untuk backup baru, dedupe ini aktif secara default.
Kompresi Lebih Efisien dengan Zstandard (zstd)
Backup deduplicated kini memakai zstd, yang umumnya memberi kompresi lebih baik dengan penggunaan resource yang lebih efisien.
Opsional: Cross-Session Deduplication (CSD)
Ada opsi CSD untuk scheduled backup: data yang tidak berubah bisa “dipakai ulang” antar full backup run dengan model COMMON + DELTA. Namun fitur ini default-nya off dan bisa dinyalakan jika dibutuhkan.
Backward Compatible + Minim Ganggu Operasional
Backup lama tetap bisa direstore, backup baru dan lama bisa coexist, dan workflow operasional disebut tidak perlu berubah—restore akan mendeteksi format backup yang sesuai secara otomatis.
Catatan teknis penting: setelah upgrade ke 10.1.16, fitur backup akan default ke engine V2. Jika ingin tetap memakai V1 (legacy), Zimbra menyarankan set
zimbraBackupDeduplicationkenodedupelalu restart mailstore setelah upgrade.
Kesimpulan
Zimbra 10.1.16 adalah patch release yang terasa “komplit”: security hardening, peningkatan UX yang jelas di Modern Web App (search, tag color, translate, briefcase), dan lompatan besar pada Backup & Restore untuk efisiensi performa serta storage.
Kalau environment bro sudah pakai Zimbra 10.x dan ingin:
-
pengalaman user yang lebih modern,
-
backup yang lebih efisien,
-
serta patch keamanan terbaru,
maka 10.1.16 ini layak masuk rencana update idealnya tetap diawali staging/lab dulu, terutama untuk perubahan di sisi backup engine.



