logotype
  • Home
  • News
  • Product dan Services
    • Zimbra Mail Server
      • Excellent Managed Services Email
      • Lisensi Zimbra NE
      • Support dan Maintenance
      • MX Backup & ASAV
      • SMTP Relay
    • Proxmox
      • Proxmox Virtual Environment
      • Proxmox Mail Gateway
      • Proxmox Backup Server
    • XCP-ng
    • Red Hat Enterprise Linux
    • Ubuntu Pro
    • Nakivo Backup & Recovery
    • Vinchin Backup & Recovery
    • Lisensi
      • Proxmox Mail Gateway
      • Lisensi Zimbra Network Edition
      • Lisensi Nakivo Backup & Recovery
      • Subscription Zoom
    • Buku Training Mandiri
      • Buku Training Mandiri
      • Ebook Training Mandiri
    • Cloud & Hosting
      • Excellent Managed Services Email Server
      • MX Backup/Anti Spam & Anti Virus
      • SMTP Relay & Mail Gateway
      • Excellent Mail Hosing
    • SSL Sertifikat
  • Training
  • Insight
  • About Us
  • Contacts
logotype
logotype
  • Home
  • News
  • Product dan Services
    • Zimbra Mail Server
      • Excellent Managed Services Email
      • Lisensi Zimbra NE
      • Support dan Maintenance
      • MX Backup & ASAV
      • SMTP Relay
    • Proxmox
      • Proxmox Virtual Environment
      • Proxmox Mail Gateway
      • Proxmox Backup Server
    • XCP-ng
    • Red Hat Enterprise Linux
    • Ubuntu Pro
    • Nakivo Backup & Recovery
    • Vinchin Backup & Recovery
    • Lisensi
      • Proxmox Mail Gateway
      • Lisensi Zimbra Network Edition
      • Lisensi Nakivo Backup & Recovery
      • Subscription Zoom
    • Buku Training Mandiri
      • Buku Training Mandiri
      • Ebook Training Mandiri
    • Cloud & Hosting
      • Excellent Managed Services Email Server
      • MX Backup/Anti Spam & Anti Virus
      • SMTP Relay & Mail Gateway
      • Excellent Mail Hosing
    • SSL Sertifikat
  • Training
  • Insight
  • About Us
  • Contacts
logotype
  • Home
  • News
  • Product dan Services
    • Zimbra Mail Server
      • Excellent Managed Services Email
      • Lisensi Zimbra NE
      • Support dan Maintenance
      • MX Backup & ASAV
      • SMTP Relay
    • Proxmox
      • Proxmox Virtual Environment
      • Proxmox Mail Gateway
      • Proxmox Backup Server
    • XCP-ng
    • Red Hat Enterprise Linux
    • Ubuntu Pro
    • Nakivo Backup & Recovery
    • Vinchin Backup & Recovery
    • Lisensi
      • Proxmox Mail Gateway
      • Lisensi Zimbra Network Edition
      • Lisensi Nakivo Backup & Recovery
      • Subscription Zoom
    • Buku Training Mandiri
      • Buku Training Mandiri
      • Ebook Training Mandiri
    • Cloud & Hosting
      • Excellent Managed Services Email Server
      • MX Backup/Anti Spam & Anti Virus
      • SMTP Relay & Mail Gateway
      • Excellent Mail Hosing
    • SSL Sertifikat
  • Training
  • Insight
  • About Us
  • Contacts
Blog Post
vavai-mail-server
ResourceZimbra

Summary Proses Instalasi & Konfigurasi Mail Server untuk Production Server (Live)-Bagian 2

February 9, 2012by Masim Vavai Sugianto

Kemarin saya sudah membahas mengenai Summary Proses Instalasi & Konfigurasi Mail Server untuk Production Server (Live)-Bagian 1, yang berisi tata cara instalasi sistem dan testing email untuk pengiriman email sesama domain lokal. Sekarang saya akan membahas kelanjutannya, yaitu :

TEST PENGIRIMAN EMAIL KE INTERNET

Untuk mengetes apakah email server yang dibangun  memiliki kemampuan mengirim email ke internet atau tidak caranya mudah. Berikut adalah cara mengetesnya :

  1. Check Setting Route/Gateway. Lakukan perintah ping ke suatu IP public dari mesin mail server, misalnya : ping 174.120.9.7. IP tersebut adalah IP public dari website http://www.excellent.co.id. Jika mendapat reply, berarti setting gateway/routing sudah benar. Jika mendapat pesan Request Time Out atau Destination Host Unreachable, kemungkinan besar mail server tidak bisa mengakses internet atau ada kesalahan setting pada bagain route/gateway
  2. Check Setting DNS. Lakukan perintah ping ke suatu nama server dari mesin mail server, misalnya : ping excellent.co.id. Setting DNS yang baik otomatis akan membuat server mampu mengenali nama (mampu melakukan resolve address) dan menampilkan pesan reply. Jika tidak mampu mengenai alamat tersebut, kemungkinan besar salah setting di bagian DNS (file /etc/resolv.conf)
  3. Check Kondisi Outgoing Port 25 atau Port 587. Bisa ping ke alamat IP internet dan mampu mengenali suatu nama host di internet tidak selalu menjadi pertanda bahwa mail server mampu mengirim email ke internet. Salah satu kunci terakhir adalah masalah outgoing port 25. Port 25 atau port SMTP adalah port yang digunakan untuk melakukan pengiriman email, baik ke sesama lokal maupun ke internet. Beberapa SMTP server bisa juga menggunakan Submission port 587 jadi untuk jaga-jaga sebaiknya open port 25 dan 587 (outgoing) pada Firewall yang digunakanUntuk mengecek apakah port 25 dan port 587 bisa dipergunakan atau tidak, perintahnya cukup sederhana, yaitu menggunakan perintah telnet, telnet alamat-mail-server 25, contoh :
    [code lang=”bash”] telnet mail.excellent.co.id 25
    Trying 202.43.114.252…
    Connected to mail.excellent.co.id.
    Escape character is ‘^]’.
    220 mail.vavai.net ESMTP Postfix
    [/code] Jika respon dari telnet hanya Trying …, kemungkinan besar port 25 tersebut mengalami pemblokiran pada Firewall yang dipergunakan.

Berikut adalah contoh log lengkap suatu proses pengiriman email :

[code lang=”bash”] Feb 9 04:25:25 mail postfix/smtpd[17305]: connect from mail.excellent.co.id[127.0.0.2] Feb 9 04:25:25 mail postfix/smtpd[17305]: 3693D1C7E232: client=mail.excellent.co.id[127.0.0.2] Feb 9 04:25:25 mail postfix/cleanup[17308]: 3693D1C7E232: message-id=
Feb 9 04:25:25 mail postfix/qmgr[4824]: 3693D1C7E232: from=, size=598, nrcpt=1 (queue active)
Feb 9 04:25:25 mail postfix/smtpd[17305]: disconnect from mail.excellent.co.id[127.0.0.2] Feb 9 04:25:25 mail amavis[4132]: (04132-17) /opt/zimbra/data/amavisd/tmp/amavis-20120126T083418-04132/email.txt no longer exists, can’t re-use it
Feb 9 04:25:25 mail amavis[4132]: (04132-17) ESMTP::10024 /opt/zimbra/data/amavisd/tmp/amavis-20120126T083418-04132: -> SIZE=598 Received: from mail.excellent.co.id ([127.0.0.1]) by localhost (mail.excellent.co.id [127.0.0.1]) (amavisd-new, port 10024) with ESMTP for ; Thu, 9 Feb 2012 04:25:25 +0700 (WIT)
Feb 9 04:25:25 mail amavis[4132]: (04132-17) Checking: xu2imBArtIe2 MYNETS [127.0.0.2] ->
Feb 9 04:25:27 mail postfix/smtpd[17310]: connect from localhost[127.0.0.1] Feb 9 04:25:27 mail postfix/smtpd[17310]: 99DA61C7E27E: client=localhost[127.0.0.1] Feb 9 04:25:27 mail postfix/cleanup[17308]: 99DA61C7E27E: message-id=
Feb 9 04:25:27 mail postfix/qmgr[4824]: 99DA61C7E27E: from=, size=1079, nrcpt=1 (queue active)
Feb 9 04:25:27 mail postfix/smtpd[17310]: disconnect from localhost[127.0.0.1] Feb 9 04:25:27 mail amavis[4132]: (04132-17) FWD via SMTP: -> ,BODY=7BIT 250 2.0.0 from MTA([127.0.0.1]:10025): 250 2.0.0 Ok: queued as 99DA61C7E27E
Feb 9 04:25:27 mail amavis[4132]: (04132-17) Passed CLEAN, MYNETS LOCAL [127.0.0.2] [127.0.0.2] -> , Message-ID: , mail_id: xu2imBArtIe2, Hits: -1.105, size: 598, queued_as: 99DA61C7E27E, 2469 ms
Feb 9 04:25:27 mail postfix/smtp[17309]: 3693D1C7E232: to=, relay=127.0.0.1[127.0.0.1]:10024, delay=2.5, delays=0.02/0.02/0/2.5, dsn=2.0.0, status=sent (250 2.0.0 from MTA([127.0.0.1]:10025): 250 2.0.0 Ok: queued as 99DA61C7E27E)
Feb 9 04:25:27 mail postfix/qmgr[4824]: 3693D1C7E232: removed
Feb 9 04:25:31 mail postfix/smtp[17312]: 99DA61C7E27E: to=, relay=aspmx.l.google.com[74.125.53.27]:25, delay=3.9, delays=0.08/0.02/1.3/2.5, dsn=2.0.0, status=sent (250 2.0.0 OK 1328736331 j10si802886pbr.26)
Feb 9 04:25:31 mail postfix/qmgr[4824]: 99DA61C7E27E: removed
[/code]

Pusing membacanya? Lagian siapa yang suruh baca, hehehe…

Bagian yang penting dari pesan log diatas adalah beberapa baris terakhir, yaitu baris :
[code lang=”bash”] Feb 9 04:25:31 mail postfix/smtp[17312]: 99DA61C7E27E: to=, relay=aspmx.l.google.com[74.125.53.27]:25, delay=3.9, delays=0.08/0.02/1.3/2.5, dsn=2.0.0, status=sent (250 2.0.0 OK 1328736331 j10si802886pbr.26)
Feb 9 04:25:31 mail postfix/qmgr[4824]: 99DA61C7E27E: removed
[/code]

Baris tersebut menyatakan bahwa email server mail.excellent.co.id mengirimkan email ke alamat vavai@vavai.com. Karena Domain vavai.com menggunakan Google Apps untuk penanganan email, maka email ditangani oleh mesin aspmx.l.google.com sebagai mail server milik Google. Pernyataan status=sent menunjukkan bahwa email berhasil dikirimkan dan sudah diterima oleh pihak Google.

PENGIRIMAN EMAIL DITOLAK/MASUK SPAM/JUNK FOLDER

Konfigurasi route/gateway sudah baik, DNS sudah OK, port 25 dan 587 open belum menjamin pengiriman email bisa sukses diterima oleh penerima. Adakalanya mail server penerima menolak pengiriman email karena beberapa sebab, antara lain :

  1. IP public yang digunakan merupakan IP public dynamic
  2. IP public yang digunakan tidak memiliki PTR Records
  3. IP public yang digunakan terkena blacklist dibeberapa RBL (Relay Block List) provider
  4. Konfigurasi Mail Server tidak bagus (Poor Mail Server Configuration)

Untuk mengatasi hal diatas secara permanen bisa mengikuti panduan disini : Tips Mail Server : 10 Ciri-Ciri Mail Server yang Dikonfigurasi dengan Baik

Selain pilihan diatas, ada juga pilihan yang lebih mudah, yaitu dengan memanfaatkan SMTP milik provider langganan. Misalnya untuk CBN, bisa menggunakan SMTP Server milik CBN di smtp.cbn.net.id atau jika langganan melalui Telkom, bisa menggunakan SMTP Relay : smtp.telkom.net port 587.

Untuk mengetahui SMTP Relay yang tepat, kita bisa menanyakan pada ISP tempat kita berlangganan. Kita tidak bisa menggunakan SMTP Relay milik provider lain, misalnya hendak menggunakan SMTP milik CBN padahal kita berlangganan internet di Telkom Speedy. Ya iyalah, enak saja numpang-numpang ke tetangga padahal langganan pada pihak lain 😀

Pada Zimbra Mail Server, setting SMTP Relay bisa dilakukan dengan mudah pada menu Zimbra Admin | Global Setting | MTA | Relay MTA for External Delivery

Jika pihak provider tidak menyediakan SMTP Relay namun memiliki hosting yang bisa dipergunakan emailnya (misalnya bisa membuat account email via Cpanel), kita bisa juga menggunakan metode ISP-SMTP Authentication Relay

Semoga bermanfaat, tulisan akan berlanjut ke bagian ketiga mengenai proses konfigurasi untuk incoming mail : Summary Proses Instalasi & Konfigurasi Mail Server untuk Production Server (Live)-Bagian 3, Penggunaan IP Public

Email Server SMTP Relay Zimbra
Prev

Summary Proses Instalasi & Konfigurasi Mail Server untuk Production Server (Live)-Bagian 1

Next

Kumpulan Artikel & Tutorial Mengenai Zimbra Mail Server

Related Posts

Zimbra
January 25, 2012

Tips Integrasi Zimbra dengan Microsoft Exchange atau Aplikasi Mail Server Lain

Read more
Banner Feature Tips Otomatis Startup Zimbra Apache
BlogZimbra
May 1, 2025

Tips Otomatis Startup Service Zimbra Apache Menggunakan Systemd

Read more
ResourceSLES, RHEL & Zextras
November 2, 2012

Solved : VirtualBox pada openSUSE 12.2 “Cannot talk to klauncher: Not connected to D-Bus server”

Read more

Comment(01)

  1. By aries
    March 7, 2012

    Thanks pak. ditunggu kelanjutannya 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Search
Recent Post
  • Infrastruktur IT Sering Lambat dan Tidak Stabil? Ini Cara Proxmox VE Meningkatkan Kinerja, Fleksibilitas, dan Ketahanan Sistem
  • Migrasi Virtualisasi: Panduan Import VM dari VMware ke XCP-ng
  • Saatnya Upgrade Versi Ubuntu Sekarang!
  • Email Perusahaan Sering Bermasalah? Saatnya Kenalan dengan Solusi Tepat: Zimbra Mail Server
  • Amankan Data dengan Vinchin Backup & Recovery
Categories
Archives
Featured image: Summary Proses Instalasi & Konfigurasi Mail Server untuk Production Server (Live)-Bagian 2
Get in Touch

KATEGORI

  • Home
  • Artikel
  • Jadwal
  • Event
  • Berita

LAYANAN

  • Zimbra Mail Server
  • Ubuntu
  • XCP-ng
  • Vinchin
  • ASAV
  • Proxmox
  • RHEL
  • Nakivo
  • SMTP Relay
  • SSL Certificate

KONTAK KAMI

PT. Excellent Infotama Kreasindo, Premier Serenity Blok J12, Jl. KH. Agus Salim No. 40E, Bekasi Jaya, Bekasi Timur, Bekasi 17112, Jawa Barat, Indonesia

TENTANG KAMI

PT. Excellent Infotama Kreasindo merupakan entitas bisnis yang fokus pada layanan komputerisasi seperti implementasi sistem, konsultasi, training/workshop, dan maintenance sistem, terutama migrasi dari sistem Windows ke Linux. more…