Backup Data VM pada Proxmox VE

Proxmox merupakan distro special untuk virtualisasi, dibangun dari basis distro Debian minimal dan berjalan dalam modus teks. Meski berbasis teks, proses manajemen Proxmox Virtual Environment mudah dilakukan melalui akses web, termasuk melakukan instalasi sistem dengan menggunakan teknologi VNC.

Bagi rekan-rekan yang tertarik ingin mempelajari Proxmox, silakan merujuk pada link berikut ini :

  1. Keuntungan Teknologi Virtualisasi & Cloud Computing
  2. Instalasi Proxmox Virtual Environment
  3. Tips Proxmox VE : Remote VNC Menggunakan Java Plugin
  4. Install Guest System Berbasis KVM pada Proxmox Virtual Environment
  5. Install Guest System Berbasis OpenVZ pada Proxmox Virtual Environment
  6. Tips untuk Update Proxmox yang sedang Berjalan ke Versi Terbaru

Baca artikel “Backup Data Virtual Machine pada Proxmox Virtual Environment (Proxmox VE)” selengkapnya…

 
Print This Post Print This Post

Masukkan alamat email pada form dibawah ini untuk menerima update mengenai artikel, tutorial atau tips terbaru dari website ini:

Delivered by FeedBurner

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Case Studies

High Availability Linux LAMP (Ubuntu Server 12.04)-Bagian 4

Berikutnya kita lakukan konfigurasi heartbeat yang kaan mengatur failover sistem, alamat IP virtual, Apache, dan MySQL jika terjadi gagal booting salah satu sistem. Pada node1, tentukan cluster yang disertakan dalam file /etc/heartbeat/ha.cf. Contoh /etc/heartbeat/ha.cf: Logfacility local0 keepalive 2 deadtime 30 warntime 10 initdead 120 bcast eth0 bcast eth0 node node1 node node2 Catatan: nilai yang [...]

Social Media